1. Unsur 5W 1H
Unsur 5W 1H (What, Where, When, Who, Why
dan How) dapat membantu penulis atau jurnalis dalam mengembangkan tulisannya.
Unsur ini tidak dapat dilepaskan dari soft news, meski banyak informasi yang
bercerita. Jurnalis tidak perlu terpaku pada aturan 5W 1H harus ada di lead
berita, karena soft news tidak harus menerapkan ‘piramida terbalik’ seperti
pada hard news dan didalam soft news, informasi penting bisa ditaruh di setiap
bagian tulisan. Peletakan 5W 1H sangat fleksibel dan mudah disesuaikan.
2. Mengindari
to the point
Salah satu tips menulis soft news menarik
ialah menghindari to the point atau langsung ke inti, dalam hal ini yaitu
menulis inti cerita atau informasi di bagian awal. Karena tulisan soft news
bersifat ringan, Anda harus memberikan kesan yang lebih santai dan mengalir. Hal
yang sama seperti saat Anda mencoba mengobrol dengan orang yang Anda disukai.
Maka kita akan berusaha untuk menarik perhatiannya dengan berbasa-basi dan berbincang
panjang lebar. Tujuannya, agar kita bisa berlama-lama dengan orang tersebut. Terapkan
tips dan trik ini saat menulis soft news, agar pembaca Anda tidak buru-buru
menggulir layar atau membalik halaman.
3. Memilih
kata yang mudah dan ringan
Soft news jauh lebih fleksibel
dibandingkan dengan hard news, hard news biasanya menggunakan bahasa yang lugas
dan tegas. Didalam soft news, pemilihan
kata sangat penting
agar pembaca tidak
bingung dan tertarik
membaca tulisan lebih lanjut. Tipsnya yaitu dengan menggunakan
bahasa yang mudah dipahami dalam kalimat-kalimat ringan yang tidak formal. Kelebihan
lain dari soft news yaitu memungkinkan penulis menggunakan gaya sastra yang
hidup. Namun, Anda harus berhati-hati dan menetapkan batasan agar tulisan Anda
tidak menjadi terlalu sastra dan mengabaikan informasi inti yang ingin Anda
sampaikan.
4. Mengandung
Human Interest
Soft news juga harus mengandung segi human
interest atau human touch – menyentuh rasa manusiawi. Soft news yang Anda tulis
setidaknya dapat memberikan penekanan pada fakta-fakta yang dianggap mampu
menggugah emosi – menghibur, memunculkan empati dan keharuan. Tujuannya adalah
agar pembaca tetarik dan membaca tulisan Anda lebih lanjut.
5. Mengandung
Unsur Sastra
Tips dan trik lain yang tidak kalah penting yaitu didalam soft news harus mengandung unsur sastra. Soft News dituliskan dengan cara atau gaya penulisan fiksi. Ciri-ciri penulisannya mirip dengan cerpen dan novel, bacaannya ringan dan menghibur, namun tetap informatif dan faktual. Sehingga menjadi bagian dari pemenuhan fungsi menghibur (entertainment) sebuah berita.
Daftar
Rujukan
https://www.kelasbersama.id/blog/memahami-soft-news-untuk-menulis-gaya-hidup/
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/14346/11117
https://abdulraufianrizkiansyah.blogspot.com/2016/09/teknik-penulisan-soft-news-atau-feature.html
Komentar
Posting Komentar